Makna Sebenarnya di Balik Lagu Menghapus Jejakmu - Noah (Peterpan)


Arti Lagu Noah Menghapus Jejakmu - Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang telah jenuh (lelah) dan merasa bahwa pasangannya adalah beban, sehingga membuatnya meninggalkan pasangannya karna ingin bebas sebebas-bebasnya. Pasangan yang dimaksud adalah pasangan yang egois, yang inginnya dimengerti namun tidak mau mengerti. Semoga kita dan pasangan masing-masing tidak termasuk pada golongan yang seperti itu ya, karena saling mengerti dan memahami itu sebenarnya kunci dari kedamaian suatu hubungan. :)

Lagu Noah - Menghapus Jejakmu ini sebenarnya rilis pada tahun 2007, pada saat itu masih dengan nama lamanya, yakni Peterpan. Namun lagu ini diremake ulang oleh Noah di tahun 2022 dan mendapat antusias yang mungkin bisa dibilang jauh lebih hebat, karena di hari pertamanya saja sudah mendapatkan jutaan viewers di Youtube.

Lagu ini juga merupakan salah satu lagu wajib untuk anak tongkrongan di masa-masa itu, mengingat chord atau kunci gitarnya mudah dan lirik lagunya simpel. Mungkin kamu juga sering menyanyikan lagu ini di masa lalu? Jika iya, mungkin kamu seumuran dengan mimin. Hihihi...

Selain kesederhanaan lagunya yang membuat enak didengar dan mudah diingat, mungkin kamu juga penasaran tentang lagu Noah - Menghapus Jejakmu ini sebenarnya menceritakan tentang apa? Baiklah, untuk melegakan rasa penasaranmu anaksenja.com akan mencoba membahasnya. Mari kita kaji bersama-sama mulai dari bait pertama!

Analisis Lirik Lagu Menghapus Jejakmu dari Noah


Ku terus melangkah melupakanmu
Lelah hati perhatikan sikapmu
Jalan pikiranmu buatku ragu
Tak mungkin ini tetap bertahan

Mungkin kamu pernah memiliki atau mendengar ada pasangan yang sukanya bergantung secara berlebihan? Misal apa-apa harus pamit, harus ada di setiap waktu, kalau menghilang sebentar walau sebenarnya sedang ada acara penting langsung dimarahi, intinya sangat posesif dan egois. 

Jika mendapati pasangan yang seperti itu dan tidak berubah malah semakin menjadi-jadi, pasti kebanyakan orang yang semulanya sabar akan menjadi sebal dan jenuh. Pada titik itulah seseorang bisa menjadi marah dan memilih untuk pergi karena merasa sudah tidak ada lagi yang bisa diperjuangkan.

Perlahan mimpi terasa mengganggu
Ku coba untuk terus menjauh
Perlahan hati ku terbelenggu
Ku coba untuk lanjutkan hidup

Semua mimpi yang semulanya menjadi landasan untuk semangat hidup, seperti bermimpi untuk hidup selamanya (menikah) bersamanya (pasangan yang egois), malah akhirnya hanya menjadi beban saja karena dihantui rasa takut. Rasa takut itu mungkin seperti ini, “kalau besok menikah dan dia masih seperti itu, apakah hidupku akan tenang? Apakah aku masih bisa menikmati hidup?”.

Pada akhirnya sebagian orang memilih untuk mundur, merelakan mimpinya karena ketakutan, takut tidak bisa bahagia tat kala menjalani hidup. Jadi, yang dilakukan ya berusaha menjauh. Walau sebenarnya masih cinta, karena terlalu takut jadi harus memaksa diri untuk pergi, demi masa depan yang cerah (menurutnya).


Engkau bukanlah segalaku
Bukan tempat tuk hentikan langkahku
Usai sudah semua berlalu
Biar hujan menghapus jejakmu

Pada bagian reff lagu Noah - Menghapus Jejakmu ini berisi tentang sebuah komitmen untuk diri sendiri agar bisa pergi darinya, yang dianggap sebagai beban hidup. Perkataan mimin memang sedikit kejam sih, karena menganggap seseorang menjadi beban. Tapi mimin ingin menjurus langsung ke titik masalahnya, agar jelas dan tegas tanpa bertele-tele. Hehehe...

Kesadaran bahwa dia (kekasih yang egois) bukanlah tempat terbaik untuk memberhentikan langkah dalam pencarian jodoh, pergi (meninggalkan) akan menjadi satu-satunya opsi untuk menyelamatkan diri dari mimpi buruk yang kemungkinan akan terjadi. Merelakan semua kenangan dan cerita indah demi masa depan yang cerah.

Biar hujan yang menghapus jejakmu. Kalimat di baris terakhir reff lagu Noah - Menghapus Jejakmu ini mungkin menyita sedikit perhatian. Apa maksudnya hujan? Hujan sering kita artikan dengan kesedihan atau kepiluan. Jadi, membiarkan diri tersakiti bisa menjadi salah satu cara untuk bisa melupakan seseorang. Bagaimana bisa? Terkadang dengan membenci (dengan fokus melihat keburukan orang) kita bisa lebih mudah untuk melupakan seseorang.

Lepaskan segalanya
Lepaskan segalanya

Ya, lepaskanlah semuanya... Ikhlaskan saja semuanya untuk masa depan yang mungkin bisa menjadi jau lebih indah (harapannya sih gitu).

Memang sih, seseorang sangat sulit untuk merubah watak aslinya. Tapi yang namanya “sulit” itu bukan berarti “tidak bisa” loh ya. Ada juga yang rela dan berani memaksa dirinya untuk berubah demi sebuah impian “agar bisa menjadi lebih baik lagi”.


Pesan atau amanat yang bisa kita ambil dari lagu Noah - Menghapus Jejakmu ini adalah janganlah menjadi seseorang yang menyebalkan, jika tak ingin dibenci dan dijauhi orang-orang yang sayang dan mencintai kita. Belajarlah untuk menahan diri agar bisa lebih mengerti perasaan orang lain. Jika ingin dimengerti, seharusnya mau untuk mengerti juga dong? Biar adil, jangan menang sendiri. Hehehe...

Mungkin segini dulu aja pembahasan mengenai makna tersembunyi di balik lirik lagu Noah - Menghapus Jejakmu dari anaksenja.com. Apabila kamu memiliki tafsir yang berbeda, jangan ragu untuk mengungkapkannya di kolom komentar ya? Karena mungkin saja pendapatmu jauh lebih benar, dan yang terpenting bisa bermanfaat untuk yang lainnya. Terimakasih, sampai jumpa dikajian makna karya sastra selanjutnya!

0 Comments

Posting Komentar