Makna Sebenarnya di Balik Lagu Kau Rumahku - Raissa Anggiani (Rai)


Arti Lagu Raissa Anggiani (Rai) Kau Rumahku - Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang mendapat ungkapan cinta dari seseorang yang juga dicintai, sehingga mampu menciptakan lena yang sangat indah. Maka dari itu, untuk... untuk lebih lengkapnya, silakan simak hingga akhir ya!

Lagu Kau Rumahku rilis pada tanggal 10 Januari 2022, yang langsung mendapatkan ratusan ribu viewers dan pendengar di berbagai macam platform digital. Hal ini tidak mengejutkan, karena laguya memang enak untuk di dengar dan mudah terngiang di kepala.

Mungkin kamu sudah sangat penasaran dan segera ingin tau lagu Raissa Anggiani (Rai) yang berjudul Kau Rumahku ini sebenarnya menceritakan tentang apa? Tak perlu resah, karena pada kesempatan kali ini anaksenja.com akan menemanimu membedah makna di balik lirik lagu Kau Rumahku. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai pembahasannya dari bait pertama!


Analisis Lirik Lagu Kau Rumahku - Raissa Anggiani (Rai)

Bagaikan sungai yang tak punya malu
Mengalir meskipun terancam surut, lalu
Kakimu melangkah kerumahku
Setengah melirik, mencoba rayu

Pada bagian awal lagu Kau Rumahku ini berisikan sebuah ibarat, tentang suatu hal yang sepertinya sia-sia namun tetap saja di terjang karena memiliki sebuah keyakinan "pasti bisa". Seperti ketika mendekati seseorang, yang tampaknya memiliki kemungkinan "diabaikan" atau ditolak cintanya lebih besar daripada kemungkinan diterima cintanya. Tapi karena yakin dengan perasaannya, ya melangkah aja, daripada diam tak melakukan apapun dan nantinya malah menyesal?

Bicarakan tentang seisi dunia
Perlahan mendekat, bisikan cinta 
Membuatku terlena
Kedalam pesona sukma yang begitu indah

Setelah mendekati, kemudian memulai dengan obrolan-obrolan ringan, atau membicarakan hal-hal yang mengasyikkan. Ketika waktunya pas, ungkapan cintapun dilontarkan, "aku cinta kamu", yang pada akhirnya membuat terlena ke dalam perasaan bahagia yang begitu indah.

Apa yang kau inginkan,
Dari senyumku, ya tuan?

Lalu bertanya kepadanya (yang mengungkapkan perasaan), "apa sih yang kamu harapkan dariku?". Merasa "tidak pantas" itu termasuk bumbu di dalam cinta, karena dengan hal tersebut akan membuat hubungan menjadi seru dan menarik. Seperti halnya, "masih banyak orang yang lebih sempurna dariku, kenapa kamu memilihku?"


Gemar skali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati, yang hampir mati
Kan ku letakkan hangat, ditengah dekap kita
Jangan biarkanku pulang
Ke rumah yang bukan engkau

Perasaan bahagia karena mendengarnya mengungkapkan cinta membuat diri menjadi terbuai, kagum, dan merasa bahwa dia sangatlah istimewa dan pandai menciptakan kebahagiaan. Dari hati yang mungkin sebelumnya pernah tersakiti, lalu lama terdiam, seakan-akan perasaannya hampir mati, kemudian muncul seseorang yang mampu membuat hati menjadi hidup lagi pasti akan membuat diri merasa "wah, dialah orang yang selama ini kucari-cari!"

Setelah terpikat, akhirnya menganggapnya (yang dicinta) seperti rumah, yakni sebagai tempat pemberhentian ternyaman. Dan, karena hanya menginginkannya seorang, maka meminta untuk dijaga agar tidak tersesat ke rumah (kekasih) yang dukan dia (seseorang yang dicinta).

Jika mampu ku menjelajahi langit
Kan ku petik pelangi tuk warnai harimu
Jangan khawatir masih ada aku
Jangan khawatir masih ada aku

Ketika cinta, pasti akan berusaha memberikan yang terbaik teruntuk yang dicintainya. Apapun itu akan dilakukan asal dia bahagia, termasuk dengan "selalu ada" di saat dia membutuhkannya. "Aku akan selalu ada untukmu. Jadi, jangan pernah merasa khawatir tentang apapun."


Gemas skali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati, yang hampir mati
Ku letakkan hangat, ditengah dekap kita
Kan aku persilahkan, kau menetap di sini

Sekarang yang tersisa hanyalah gemas, atau perasan sangat suka dengan sedikit jengkel. Hal ini dilakukan untuk keromantisan, seperti ketika melakukan rayuan, bertindak konyol saat berkencan, dan hal-hal lain yang tujuan akhirnya adalah berbahagia bersama-sama.

Hingga pada akhirnya saling berpelukan, dan berbisik, "iya, aku juga mencintaimu". Inilah yang dinamakan jadian, atau mengikat janji untuk menjalani hubungan bersama-sama. Inilah bentuk dari kalimat "kan aku persilahkan, kau menetap di sini".

Mungkin sebenarnya lagu ini cukup simpel, yakni menceritakan tentang seseorang yang sedang ditembak (mendapat ungkapkan cinta) dan menerima lamarannya tersebut sehingga jadian (terikat di dalam satu hubungan cinta), namun digambarkan dengan diksi-diksi yang mungkin sedikit membingungkan. Padahal memang karena diksi-diksi itulah yang membuat lagu ini menjadi sangat menarik!

Buat kamu yang ingin menyimak lirik lagunya, tenang saja, karena anaksenja.com sudah menyediakan lirik lagu lengkapnya. Tak lupa juga beserta vidio klipnya. Selamat menyimak!


Lirik Lagu Raissa Anggiani (Rai) - Kau Rumahku

Bagaikan sungai yang tak punya malu
Mengalir meskipun terancam surut, lalu
Kakimu melangkah kerumahku
Setengah melirik, mencoba rayu

Apa yang kau inginkan,
Dari senyumku ya tuan?

Gemar s'kali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati,
Yang hampir mati
Kan ku letakkan hangat, ditengah dekap kita
Jangan biarkanku pulang
Ke rumah yang bukan engkau

Bicarakan tentang seisi dunia
Perlahan mendekat, bisikan cinta 
Membuatku terlena
Ke dalam pesona sukma yang begitu indah

Apa yang kau inginkan,
Dari senyumku ya tuan?

Gemar s'kali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati,
Yang hampir mati
Kan ku letakkan hangat, ditengah dekap kita
Jangan biarkanku pulang
Ke rumah yang bukan engkau

Jika mampu ku menjelajahi langit
Kan ku petik pelangi tuk warnai harimu
Jangan khawatir masih ada aku
Jangan khawatir masih ada aku

Gemas s'kali kau lukiskan bintang untukku
Sungguh lihai tanganmu menata kembali hati, yang hampir mati
Ku letakkan hangat, ditengah dekap kita
Kan aku persilahkan, kau menetap di sini


Vidio Klip Raissa Anggiani (Rai) - Kau Rumahku


Mungkin kamu tak setuju dengan apa yang anaksenja.com utarakan, karena mimin percaya pendapat serta pengetahuan setiap orang itu berbeda-beda. Maka dari itu, mimin persilakan kamu untuk megungkapkan pendapatmu di kolom komentar. Mungkin saja interpretasimu mengenai lagu Kau Rumahku ini jauh lebih baik dan dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Mari kita bahas bersama-sama hingga menemukan makna sebenar-benarnya yang tersembunyi di balik lirik lagu Kau Rumahku dari Raissa Anggiani (Rai)!

0 Comments

Posting Komentar