Arti dan Makna Sebenarnya di Balik Lagu Sepatu dari Tulus


Anak Senja - Lagu Tulus berjudul Sepatu ini menceritakan tentang sepasang kekasih yang saling mencintai namun tak bisa bersatu karena alasan tertentu. Bisa saja karena sering berantem (berbeda pendapat), berbeda kasta, berbeda suku, berbeda budaya, berbeda keyakinan (agama), berbeda restu, dan perbedaan-perbedaan lain yang pada akhirnya menciptakan sebuah perpisahan.

Lagu Tulus - Sepatu ini rilis pada tanggal 28 November 2013 di kanal Youtube Tulus, yang pada saat ini sudah mendapatkan puluhan juta viewers. Walau bisa dibilang lagu ini bukanlah lagu baru, namun lagu ini tetap menjadi salah satu lagu andalan Tulus ketika manggung atau saat live. Didengar di jaman sekarang pun lagu ini masih sangatlah enak, tak lekang oleh waktu.

Mungkin kamu penasaran tentang lagu Tulus - Sepatu ini sebenarnya menceritakan tentang apa? Tenang saja, karena anaksenja.com akan menemanimu mengulas tuntas lagu Tulus yang berjudul Sepatu ini. Tanpa berlama-lama lagi, mari langsung saja kita mulai pembahasannya dari bait pertama!

Analisis Lirik Lagu Sepatu dari Tulus


Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Kita dalam awal lagu Sepatu ini tertuju kepada sepasang kekasih, yang mengibaratkan hubungan percintaannya seperti sepasang sepatu yang selalu bersama namun tak bisa bersatu. Jika bersatu (saat berjalan), pasti akan jatuh, karena langkah kaki selalu bergantian dan tidak bisa melangkah berbarengan.

Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri

Lantas mengibaratkan bahwa aku (tokoh utama di dalam lagu ini) adalah sepatu kanan, dan dia (si pasangan) adalah sepatu kiri, yang menggambarkan sepasang sepatu, seperti sepasang kekasih (di dalam hubungan yang sedang mereka jalani).

Ketidak samaan jenis sepatu ini bisa saja sebuah pengibaratan dari ketidaksepahaman, yang mungkin bisa menjadi dasar dari sebuah pertikaian di dalam hubungan percintaan(entah pacaran atau sudah menikah).

Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Pada bagian sebelum reff ini berisi tentang tokoh aku (dalam lagu ini) yang merasa kasihan dengan kekasihnya. Ia takut kalau kekasihnya tersebut tidak bisa mengimbanginya, dan malah tersakiti jika terlalu memaksakan sebuah perjalanan (hubungan). 

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa

Pada bagian reff lagu Tulus - Sepatu ini menceritakan tentang sebuah kesadaran di dalam sebuah hubungan, bahwa keinginan (untuk terus bersama) tidak selalu sejalan dengan kenyataan. Setiap orang pasti memiliki ambisi untuk terus bersama-sama dengan orang yang tercinta. Namun, setiap hubungan pasti memiliki takdir yang berbeda-beda. Jadi, kalau memang ditakdirkan tidak berjodoh bagaimana? Ya tidak bagaimana-bagaimana, memang tidak bisa apa-apa. Hehe...


Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Rak sepatu pada bagian ini diibaratkan sebuah hubungan (yang menghubungkan). Jika tidak di dalam rak yang sama (di dalam satu hubungan), pasti akan sangatlah sedih karena saling mencintai. Namun, jika bersatu namun hanya terkurung di dalam dus atau wadah sepatu, walaupun bersentuhan tapi tidak berguna (tak berdaya). Karena pada hakikatnya sepatu itu dipakai, bukan hanya disimpan (hubungan itu dijalani, bukan di diamkan).

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu

Yap, kisah cinta memang berbeda-beda karena setiap hubungan memiliki jalan dan takdirnya masing-masing. Tak semua cinta akan bercerai (berpisah), namun juga tak semua cinta bisa bersatu. Seperti sepatu, yang mana bisa saja rusak apabila tidak dirawat dan digunakan asal-asalan. Kualitas sepatu juga pengaruh untuk keawetan dan kenyamanan, tinggal pemakainya saja yang mau memilih seperti apa sepatu yang hendak ia gunakan.

Demikian kajian makna yang tersembunyi di balik lirik lagu Tulus yang berjudul Sepatu dari anaksenja.com. Apabila kamu memiliki tafsir yang berbeda, jangan ragu untuk mengungkapkannya di kolom komentar ya? Mungkin saja interpretasimu mengenai lagu Tulus - Sepatu ini jauh lebih benar dan pendapatmu dapat bermanfaat untuk yang lainnya. Terimakasih atas antusiasnya, sampai jumpa di kajian makna karya sastra selanjutnya!

2 komentar

  1. banyakin nulis ginian ya, saya suka membaca makna sebuah lagu selain lagunya memang enak di dengar.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap kak, terimakasih atas suportnya. Jangan sungkan-sungkan untuk berkunjung kembali di anaksenja.com :)

      Hapus


EmoticonEmoticon