Makna Sebenarnya di Balik Lagu Segelas Berdua - FourTwnty


Arti Lagu FourTwnty Segelas Berdua - Lagu Segelas Berdua menceritakan tentang seorang pria yang berkunjung ke rumah kekasihnya, hanya bermodalkan cinta yang tulus dan sekuntum bunga untuk menghadap orang tua kekasihnya (calon mertua).

Lagu FourTwnty - Segelas Berdua rilis di tahun 2018 dalam album yang bertajuk Ego & Fungsi Otak. Lagu ini sudah mendapatkan jutaan viewers hingga saat ini, dan masih akan bertambah karena lagunya memang asik untuk dinikmati.

Mungkin kamu penasaran tentang lagu FourTwnty yang berjudul Segelas Berdua ini sebenarnya menceritakan tentang apa? Tak perlu gelisah, karena pada kesempatan kali ini anaksenja.com akan menemanimu mengulik makna di balik lirik lagunya. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai pembahasannya dari bait pertama!

Analisis Lirik Lagu Segelas Berdua dari FourTwnty


Waktu itu aku bertamu
Menunggu dikursi kayu ibumu

Pada bagian awal lagu Segelaa Berdua ini menceritakan tentang seseorang (cowok) yang sedang bertamu di rumah pujaannya (seseorang yang tercinta). Diceritakan bahwa dia pernah duduk untuk menunggu (pujaannya tersebut) di kursi tamu yang ada di dalam rumahnya (rumah orang tua kekasihnya, atau bisa disebut rumah ibunya).

Kembang lili tak tahu malu
Berada di genggam tangan kananku

Ia (pria yang sedang apel) membawa sekuntum bunga (lili) di genggaman tangannya. Mungkin dibilang bunganya tidak tahu malu karena dia hanya sendirian, tidak membawa teman-temannya (barang bawaan) seperti martabak (makanan klasik yang biasa dibawa seorang cowok untuk orang tua kekasihnya), buah-buahan, roti, atau barang-barang lain sebagai buah tangan (oleh-oleh teruntuk calon mertuanya).

Merayu bukan gayaku
Romansaku berbeda

Lantas menjelaskan, bahwa ia tidaklah seperti kebanyakan orang yang hanya bermodalkan "merayu" tanpa mau untuk langsung bertemu dengan orang tuanya (dari seseorang yang tercinta). Hal semacam ini menandakan keseriusan, tidak seperti yang hanya tampak cinta-cintaan tapi nyatanya hanya ingin main-main saja (tidak serius).

Atau, hal ini juga bisa dikategorikan "to the point". Ia (cowok) yang benar-benar serius pasti akan langsung melamar dan membicarakan masa depan bersama orang tua dari seseorang yang tersayang.


Segelas berdua
Berwarna merah isi dan langitnya
Dibawah aroma hamparan hijau

Pada bagian reff lagu FourTwnty yang berjudul Segelas Berdua ini menceritakan tentang seseorang (cowok) yang sedang ngeteh berdua di kala senja bersama orang tua dari kekasihnya (calon mertua). Biasanya, teh hanya diberikan kepada tamu saja (di sini yang menjadi tamu adalah calon mantu). Sebagai tuan rumah (orang tua dari kekasih), biasanya tidak meminum minuman manis karena untuk menjaga kadar gula di dalam tubuhnya.

Teh berwarna merah, senja juga berwarna merah (orange-orange kemerahan), dan hamparan hijau adalah sebuah pemandangan yang mungkin dapat kita temui di pedesaan (karena kota sudah minim tanah lapang). Suasana yang diceritakan di dalam lagu ini sangatlah asri. Perpaduan dari berbagai elemen menjadi satu sebagai momen yang istimewa.

Pertama kali dengar sih mimin kira minuman yang berwarna merah itu anggur, ternyata setelah di kaji bukan. Masak iya sih mabuk-mabukan bersama calon mertua di depan atau belakang rumah? Aku benci pikiranku!!! 

Yap. Situasi seperti ini memanglah syadhu. Grogi, deg-degan, senang, canggung, malu, semuanya menjadi satu. Namun pendekatan kepada orang tua dari seseorang yang dicinta itu sangatlah penting, karena restu darinya (calon mertua) dapat menjadi bekal untuk kelangsungan hubungan kedepannya nanti. 

Hamparan hijau
Hamparan hijau
Hamparan hijau

Pertemuan dengan calon mertua menjadi lebih syahdu ketika dikelilingi oleh hamparan hijau (sawah-sawah) yang diujungnya tampak matahari yang sedang tenggelam di balik gunung. Teh, ditambah orang istimewa, ditambah senja, ditambah lagi asri, lengkap sudah semuanya, istimewa... 


Namun, waktu-waktu seperti ini mungkin menjadi momok bagi sebagian orang yang hobi bermain cinta, tak pernah serius. Maka dari itu, mimin sarankan buat kamu para cowok, naikkanlah derajatmu, junjung tinggi budaya dan adab, jika sudah bilang cinta tuh ya tanggung jawab, jangan ambil senangnya doang lalu nanti saat udah tidak senang langsung dibuang. Hargai wanita seperti kamu menghargai ibumu. Namun kalau sama ibunya sendiri pun tidak menghargai ya wassalam sudah, mimin turut berduka cita untuk ceweknya yang dapatnya zonk. (Semoga jangan sampai terjadi kepada kita, Aamiin).

Demikian kajian makna yang tersembunyi di balik lirik lagu FourTwnty - Segelas Berdua dari anaksenja.com. Apabila kamu memiliki tafsir yang berbeda, jangan ragu untuk mengungkapkannya di kolom komentar ya? Mungkin saja pendapatmu mengenai lagu Segelas Berdua jauh lebih tepat dan dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Terimakasih :)

0 Comments

Posting Komentar