Makna Sebenarnya di Balik Lagu Waktu yang Salah - Fiersa Besari feat Tantri


Arti Lagu Fiersa Besari Waktu yang Salah - Lagu ini menceritakan tentang sebuah hubungan yang menggantung, saling mencintai namun tidak tepat pada waktunya. Pihak satu masih cukup sibuk dengan masa lalunya, dan pihak yang satunya lagi terlalu bernafsu untuk memiliki sepenuhnya. Keduanya tidak menemukan jalan keluar bersama-sama sehingga berantem saling tersakiti.

Pada kesempatan kali ini anaksenja.com akan menemanimu mengulik arti dan makna di balik lirik lagu Fiersa Besari yang berjudul Waktu yang Salah. Lagu ini dibawakan dengan sangat apik bersama Tantri. Mungkin kamu penasaran dengan lagu Fiersa Besari ft Tantri - Waktu yang Salah ini menceritakan tentang apa? Yuk langsung saja kita mulai pembahasannya dari bait pertama!

Analisis Lirik Lagu Waktu yang Salah dari Fiersa Besari

Jangan tanyakan perasaanku
Jika kau pun tak bisa beralih
Dari masa lalu yang menghantuimu
Karena sungguh ini tidak adil

Masa lalu (mantan) memang terkadang sulit dilupakan. Apalagi jika berasal dari hubungan yang sudah dijalani sangat lama, karena pasti telah mengukir kenangan-kenangan indah, dan itu membuat diri menjadi tak kuasa karena harus merelakan semuanya.

Hal ini sangat berdampak ketika bertemu dengan seseorang baru, karena pasti akan terbayang-bayang yang lama, entah karena hal buruk yang menjadikannya trauma atau hal baik yang menjadikannya tak sepenuh hati.

Bukan maksudku menyakitimu
Namun tak mudah tuk melupakan
Cerita panjang yang pernah aku lalui
Tolong yakinkan saja raguku

Lantas mendapat balasan darinya (seseorang yang terbayang-bayang masalalu), yang menjelaskan bahwa sebenarnya semua ini bukanlah keinginannya yang disengaja. Memang masa lalu sangat berat untuk dilupakan, mungkin karena sudah pernah dikecewakan hingga takut untuk memulai lembaran baru bersama orang yang berbeda (membuka hati untuk orang lain). Meminta dia (si orang baru) untuk berusaha saja terus sampai membuat yakin bahwa ragu-ragunya salah, dan membuktikan bahwa dia tak sama dengan seseorang yang lalu (mantan).

Hidup memang sebuah pilihan
Tapi hati bukan tuk dipilih
Bila hanya setengah dirimu hadir
Dan setengah lagi untuk dia

Mendapat balasan lagi, yang menjelaskan bahwa "hidup ini pilihan, namun hati bukan untuk dipilih". Seperti yang kita ketahui bahwa cinta itu membutuhkan ketulusan hati, apabila hanya dijalani dengan setengah hati (karena setengahnya masih tertuju untuk mantan) ya percuma, hanya akan menyakiti si pasangan baru yang sudah memberikan cintanya sepenuh hati.

Pergi saja, engkau pergi dariku
Biar kubunuh perasaan untukmu
Meski berat melangkah
Hatiku hanya tak siap terluka

Pada bagian reff lagu Fiersa Besari feat Tantri - Waktu yang Salah ini menceritakan tentang seseorang yang tak mau mengambil resiko, ia takut sakit hati di masa yang akan datang karena si calon pasangan masih belum bisa lepas dari masa lalunya. Walaupun itu adalah keputusan yang berat, karena mungkin sudah terlanjur jatuh cinta, namun untuk melindungi perasaan agar tidak terluka lebih parah lagi adalah dengan mengusaikan semuanya sejak saat itu juga.

Beri kisah kita sedikit waktu
Semesta mengirim dirimu untukku
Kita adalah rasa yang tepat
Di waktu yang salah

Namun balasan dari yang satunya adalah meminta perpanjangan waktu karena mungkin semuanya butuh proses, tidak langsung dengan tiba-tiba, karena mungkin memang masa lalunya sangatlah indah atau menyakitkan sehingga sulit untuk dilupakan. Merayu agar dia (yang menginginkannya) percaya, bahwa “jangan-jangan kamu memang jodoh yang dikirimkan untukku? Namun tidak untuk saat ini, mohon tunggu sebentar saja sampai aku merasa bahwa kamu memang benar-benar takdirku.”

Kalimat “kita adalah rasa yang tepat di waktu yang salah” bermakna tentang sebuah perasaan yang saling mencintai namun belum pas pada waktunya, karena yang satu masih merasa ragu dan belum berani untuk memulai hal baru dengan orang yang baru. Masih dengan alasan yang sama, yakni dikarenakan masa lalu yang masih terasa dan membekas di hati maupun pikiran.

Bukan ini yang kumau
Lalu untuk apa kau datang?
Rindu tak bisa diatur
Kita tak pernah mengerti
Kau dan aku menyakitkan

Pada bagian terakhir lagu Waktu Yang Salah ini berisikan sebuah percakapan. Yang satu menanyakan tentang “kenapa kau hadir di hidupku jika pada akhirnya hanya menyakitiku?”, dan di balas dengan jawaban “ya nggak tau, aku nggak bisa mengatur hatiku untuk medatangi siapapun”. Lantas mereka sadar bahwa satu sama lain sama-sama tak mengerti, karena yang satu masih sibuk dengan masa lalunya dan yang satunya lagi terlalu berambisi untuk memiliki sepenuhnya. Pada akhirnya mereka semua sama-sama menyakiti dan disakiti.

Cinta memang sulit untuk ditebak. Mau dari mana, dengan siapa, kapan, dan apapun itu bisa menjadi mungkin, karena memang begitulah sifat cinta. Namun, untuk menemukan cinta sejati sebenarnya tak harus terlalu berambisi, karena itu bisa jadi menyakiti orang yang dicintai maupun diri sendiri. Terkadang sabar juga diperlukan, karena cinta yang kokoh itu tidak di bangun dengan waktu yang cepat. Jadi, tetap berusaha untuk memperjuangkan cintamu ya!

Sebagai penutup, interpretasi ini berasal dari asumsi mimin sendiri. Jika kamu memiliki tafsir yang berbeda, jangan ragu untuk mengatakannya di kolom komentar ya? Karena mungkin saja pendapatmu jauh lebih baik dan dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Mari kita bersama-sama menemukan makna sebenarnya yang tersembunyi di balik lirik lagu Waktu Yang Salah milik Fiersa Besari ini!

0 Comments

Posting Komentar