BUKAN TENTANG PERPISAHAN - SOKASIK#9


Ada yang pernah mengatakan apapun yang kita lakukan adalah hasil usaha terbaik. Sama seperti Sokasik yang udah nemenin kalian selama ini. Apa yang sudah tergambar merupakan sedikit bagian usaha terbaik yang sudah penulis berikan. Ribuan kata mungkin tidak bisa terancang baik layaknya orang-orang. Beberapa kalimat mungkin terasa aneh, setelahnya paragraf sedikit rancu. Semua itu merupakan bagian dari pembelajaran. Tidak ada yang salah apalagi benar. Sokasik hanya tentang kita. Sama-sama belajar. Sama-sama memahami. Sama-sama menganalisis apa yang ada di kehidupan ini.

Edisi kali ini sekaligus Sokasik edisi terakhir. Sebagai penulis tidak ada yang jauh lebih penting selain menyampaikan permintaan maaf. Permintaan maaf atas ketidaknyamanan ini. Permintaan maaf atas keputusan ini. Menulis sendiri bagiku sudah seperti hobi. Menyenangkan. Tiap kata demi kata seperti teman setiap malam. Huruf tiap huruf terpilih dengan baik sebagai tempat setiap rasa, tempat tiap pengalaman, dan pemikiran seseorang. Tanda baca yang melebur menjadi satu seolah-olah menjadi obat penenang pada setiap kegelisahan. Tulisan adalah teman terbaik. Setiap tulisan juga mempunyai jiwanya sendiri. Terima kasih sebagai pembaca setia Sokasik, aku mengucapkan banyak terima kasih. Tidak ada yang lebih baik dari kalian.

Meskipun sedikit mengecewakan aku juga ingin kalian sedikit merasakan kekecewaan ini. Karena merasakan kekecewaan ini meruapakan hal baik. Pertanda kalian sudah masuk dalam dunia yang penulis ingin sampaikan. Penulis yang baik adalah pembaca bisa merasakan apa yang ingin penulis sampaikan lewat huruf, kata, kalimat dan setiap paragraf. Maka terima kasih sudah dengan tulus mengapresiasi Sokasik sampai saat ini.

Buat kalian yang sedikit merasakan apa yang ada pada tulisan Sokasik selama ini, aku berharap kalian tumbuh dengan baik. Aku harap kalian menemukan gaya tulisan kalian sendiri. Aku berharap kalian bisa tumbuh lagi setelah hal buruk menimpa kalian. Sokasik sebagai bukti apa yang kalian rasakan juga dirasakan oleh orang lain. Tentang keoverthingkingan, tentang apa yang telah dialami diseperempatabad, tentang kisah kita masing-masing, dan tentang berada pada pertumbangan rasa.

Harus selalu kalian ingat. Jangan pernah merasa sendiri. Jangan pernah merasa apa yang kalian alami hanya dialami sendiri. Sokasik adalah wujud kebersamaan. Apa yang kalian rasakan juga sama oleh semua orang. Jadi, jangan pernah merasa sendiri. Semua akan baik- baik saja. Ada atau tanpa Sokasik. Kalian akan tetap baik-baik saja. Ingat yaa! Hehe, mendadak sedikit mellow begini yaa. Udah mirip mengupas bawang merah, mata pedas kayak mau nangis, tapi nggak bisa, wkwkw. Tetap semangat yaa! Tetap menjadi versi terbaik dari dirimu, bukan orang lain. See you next time :)

~ Us

0 Comments

Posting Komentar