Makna di Balik Lagu Gajah - Tulus


Makna / Arti Lagu Gajah dari Tulus - Kali ini anaksenja.com akan mengajakmu mengulik makna dari lagu yang bisa dibilang bukan lagu baru, yaitu lagu yang berjudul Gajah milik Tulus. Lagu ini masuk di album keduanya yang rilis pada tahun 2014-an. Lagu ini merupakan salah satu lagu tulus yang memiliki pesan moral sangat tinggi. Lagu yang diciptakannya dari sebuah keresahan yang dibalut dengan lirik dan instrumen indah sehingga terciptalah sebuah karya luar biasa. Kamu pasti sering mendengarkan lagu ini kan?

Setelah mendengarkan lagunya, pasti akan muncul beberapa pertanyaan. Apakah lagu Gajah ini menceritakan tentang fauna atau hewan-hewan? Ataukah malah menceritkan tentang hal lain di balik makna gajah? Mari kita ungkap semua selengkap-lengkapnya!

Analisis Lirik Lagu Gajah - Tulus

Setidaknya punya tujuh puluh tahun
Tak bisa melompat kumahir berenang
Bahagia melihat kawanan betina
Berkumpul bersama sampai ajal

Pada bagian ini menceritakan tentang suatu kelebihan yang dimiliki seekor gajah. Fakta-fakta spesial yang dimiliki gajah ini merupakan kelebihan yang tidak dimiliki semua hewan. Salah satu contohnya bisa berenang. Jika dilihat dari segi posturnya, sepertinya tidak memungkinkan bukan? Jangankan berenang, melompat pun kesusahan. Tapi kenyataannya, gajah merupakan salah satu hewan yang memiliki kemampuan berenang sangat baik. Maka dari itu, pada bagian ini memiliki pesan bahwa jangan menilai orang dari kejelekannya, karena sebenarnya ia memiliki kelebihan di dalam bisang lain.

Besar dan berani berperang sendiri
Yang aku hindari hanya semut kecil
Otak ini cerdas kurakit perangkat
Wajahmu tak akan pernah kulupa

Seperti saat kita suit, jempol akan kalah dengan jari kelingking. Jempol melambangkan gajah, dan kelingking melambangkan semut. Walaupun gajah memiliki tubuh yang besar, kelemahannya adalah hal-hal kecil seperti semut. Perlu kamu ketahui bahwa belalai gajah adalah organ yang sangat sensitif, saat ada semut yang masuk ke dalam belalainya pasti akan sangat menganggu hewan yang memiliki gading tersebut.

Di balik kelemahannya terhadap binatang kecil, gajah masih memiliki banyak kelebihan-kelebihan lain yang perlu kamu ketahui. Salah satu contohnya adalah memiliki otak yang sangat cerdas, yang bisa dengan mudah mengingat sesuatu sampai kapanpun itu. Salah satu contohnya adalah mengingat wajah seseorang yang selalu merawat dan menyayanginya, begitu pula yang selalu menyakitinya.

Waktu kecil dulu
Mereka menertawakan
Mereka panggilku gajah
(Ku marah) ku marah
Kini baru ku tahu
Puji didalam olokan
Mereka ingatku marah
Jabat tanganku panggil aku gajah

Pada bagian ini berisi tentang makna sebenarnya di balik kata Gajah. Gajah merupakan sebuah ejekan atau olokan kepada seseorang yang memiliki badan besar. Ini adalah ejekan umum yang sering terjadi di sekitar kita, mengibaratkan sesuatu dengan sesuatu lain yang dianggap serupa, seperti menyamakan orang yang berbadan besar (gendut) dengan gajah yang memiliki tubuh yang besar pula.

Pada kalimat waktu kecil dulu memiliki makna tentang cerita masa lampau, yakni sewaktu masih kecil, mungkin saat masih TK atau SD. Ditertawakan dengan sebutan gajah, dan waktu itu marah karena tidak terima akan bullyan itu. Seiring berjalannya waktu, seseorang akan tumbuh menjadi dewasa dan bisa berpikir lebih jernih. Dengan pengalaman dan segala pengetahuan, akhirnya seseorang bisa mengambil sisi positif dari semua hal-hal negatif, termasuk mengambil sisi positif dari sebuah olokan.

Olokan dengan sebutan gajah memang menyakitkan, namun jika melihat dari sudut pandang lain malah bisa membanggakan karena gajah memiliki sifat-sifat istimewa yang sangat banyak. Beberapa sifat istimewa sudah dijelaskan di bait-bait sebelumnya, dan itu semua memang benar adanya. Hmm... bisa jadi solusi saat di ejek teman nih supaya tidak mudah sakit hati.

Kau temanku kau doakan aku
Punya otak cerdas aku harus tangguh
Bila jatuh gajah lain membantu
Tubuhmu disituasi rela jadi tamengku

Setelah menyadari bahwa gajah memiliki sifat-sifat istimewa, rasa sakit yang sebelumnya dirasakan  ketika muncul sebuah olokan bisa terobati dengan cara melihat sisi-sisi positif yang dimiliki seekor gajah. Seperti memiliki otak yang cerdas dan solidaritas tinggi kepada sesama. Dulu yang sakit hati, sekarang malah bersyukur karena telah di doakan menjadi seseorang yang meneladani sifat-sifat istimewa seekor gajah. Siapa coba yang gak mau cerdas dan berguna untuk sesama?

Kecil kita tak tahu apa-apa
Wajar bila terlalu cepat marah
Kecil kita tak tahu apa-apa
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik
Yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik

Renungan memang terkadang perlu agar menjadikan diri penuh dengan rasa syukur. Seperti dengan merenungkan hal-hal buruk yang pernah terjadi, supaya tidak mengulangi kesalahan yang sama dan bisa memperbaiki diri agar menjadi lebih baik untuk kedepannya. Teruslah berpikir positif dan mengingat bahwa yang terburuk kelak bisa jadi yang terbaik. Buktikan kepada orang-orang yang pernah mengejekmu bahwa kamu bisa sukses dan melampaui mereka semua dengan usaha kerasmu!

Demikian kajian makna dari lirik lagu Gajah milik Tulus. Apakah kamu setuju dengan segala kesimpulan di atas? Atau kamu memiliki pendapat lain mengenai makna dari lirik lagu Gajah milik Tulus ini? Silakan tulis pendapatmu di kolom komentar.

Jika ada lagu lain yang ingin kamu tahu maknanya, jangan ragu untuk request di kolom komentar. Mimin pasti akan membahasnya dikesempatan berikutnya! Semoga analisis makna ini bermanfaat untuk kita semua.

0 Comments

Post a Comment