SADAR DIRI TENTANG KESALAHAN - SOKASIK#RAMADHAN


Assalamualaikum teman-teman, mungkin kemarin ada sedikit perpisahan. Sekarang adalah sebuah lembaran baru di bulan Ramadhan. Memulai kisah baru dari Ramadhan ke-7, mencoba stay terus setiap hari untuk mengisi Sokasik Edisi Ramadhan.

Alhamdulilah tidak terasa hari demi hari berlalu dengan cepat. Banyak hal yang terlewatkan begitu saja. Perihal hal baik yang mungkin datang tanpa kita sadari. Perihal beberapa kesempatan yang tak mampu tersadari sejak dini. Mungkin ketika kita mampu menyadari semua hal tersebut.

Manusia tidak akan pernah merasakan apa artinya penyesalan. Tidak akan pernah ada yang berusaha belajar dari kesalahan. Tidak akan ada manusia yang mampu menyadari atas kesalahan yang telah diperbuat selama ini. Apakah benar demikian?

Lalu apakah kita yang penuh dosa tidak berhak untuk memohon ampun? Apakah kita yang selalu menyakiti diri sendiri tidak berhak memohon ampun? Apakah kita yang tidak sengaja melakukan kesalahan tidak berhak untuk memohon ampun? Apakah kita yang sudah terlanjur masuk dalam jalan yang sesat juga tidak berhak untuk memohon ampun?

“ dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa mereka selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (Qs. Ali Imran : 135)

“ dan mohonlah ampun kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (Qs. An-Nisa : 106)

Penggalan arti dari ayat di atas menjelaskan betapa baiknya Allah kepada kita. Seburuk apapun kita. Seberapa persen kita menyesal atas kesalahan yang telah diperbuat, pasti akan selalu ada ampunan. Tentang kesalahan apapun baik disengaja ataupun tidak disengaja.

Kesalahan yang sedikit terlambat untuk kita sadari. Mohon ampunlah kepada Allah, sungguh Allah Maha pengampun lagi Maha Penyanyang. Tidak ada yang salah tetang mengakui kesalahan. Tidak ada yang salah untuk menyadari semuanya. Mengakui kesalahan dan menyadari kesalahan adalah pertanda Allah menyayangi kita.

Tidak usah banyak mempertanyakan sesuatu yang hanya membuat kita semakin ragu. Minta tolonglah kepada Allah dengan segera, mintalah petunjuk dan ampunan atas segala kesalahan, agar kita tidak tersesat dalam persimpangan jalan. Mulailah dengan menyucikan diri. Meskipun hidup memang kadang terasa berat, tak heran banyak manusia yang sudah tergoda dengan rayuan keduniawian. Hidup yang berat pun tidak seharusnya dijadikan alasan untuk melakukan kesalahan. Namun, tidak ada manusia yang sempurna. Tidak ada juga manusia yang bersih tanpa dosa. Dan yang terpenting, tidak ada kata terlambat untuk meminta ampun kepada Allah SWT. :)

Us

0 Comments

Posting Komentar