Makna di Balik Lagu Paman Tua - Nadin Amizah


Arti Lagu Nadin Amizah Paman Tua - Secara singkat, lagu ini menceritakan tentang sosok seorang 'ayah' dari sudut pandang Nadin Amizah. Lagu ini Nadin persembahkan untuk ayahnya yang selalu bekerja keras setiap hari demi keluarganya. Berangkat pagi hari dengan penuh semangat, dan pulang sore atau malam hari dengan penuh senyuman karena bahagia bertemu dengan keluarga tercintanya.

Apa kamu masih kurang puas dengan paparan singkat di atas? Jangan khawatir! Anaksenja akan menemanimu mengulik makna dari lagu Paman Tua ini. Tanpa berlama-lama, mari langsung saja kita ulas di setiap bagiannya!

" Makna Lirik Lagu Nadin Amizah - Paman Tua "

Kau tunggu matahari
Kembali menunggu pagi
Diselimuti ilusi
Cepat mengakhiri hari

Pada bagian awal ini mengkisahkan tentang seorang ayah yang selalu semangat setiap harinya untuk bekerja demi menafkahi keluarganya. Ia selalu mempersiapkan hari dan terlihat gagah oleh anak dan istrinya di setiap pagi. Semangat dan keikhlasannya membuatnya kuat, sehingga pekerjaannya pun terasa ringan tak ada beban. Ditambah lagi rasa rindunya yang teramat tinggi kepada keluarganya, membuat hari terasa cepat berlalu dan tau-tau sudah di rumah aja berkumpul dengan anak dan istrinya.

Senyummu perlahan pudar
Digantikan dengan sesak
Meraih 'tuk cepat pulang
Melingkar di meja makan

Saat bekerja dan teringat keluarga di rumah, seorang ayah pasti mengharapkan waktu bisa berjalan lebih cepat agar bisa segera pulang dan berkumpul dengan keluarga tercintanya. Pulang dengan membawa rejeki untuk di nikmati bersama keluarga kecilnya di atas meja makan.

Paman tua
Berlarian dengan angan di bahunya
Berharap cepat sampai tujuannya
Bergumam letih menunggu kereta

Paman merupakan sebutan untuk seorang laki-laki, adik dari ayah atau ibu. Lantas, kenapa Nadin menggunakan panggilan 'paman' jika lagu ini di tujukan kepada ayahnya? Jika kita buka KBBI, makna lain dari paman adalah sapaan kepada orang laki-laki yang belum dikenal atau patut dihormati.

Lha, arti kedua ini yang mungkin Nadin gunakan sebagai landasan mengapa ia menggunakan kata panggilan 'paman' di dalam lagunya, yang merupakan kata sapaan kepada orang yang patut dihormati. Nadin ingin membagikan cerita tentang ayahnya kepada dunia, maka dari itu ia ingin semua orang juga menghormati ayahnya.

Pada bagian reff ini mengkisahkan tentang sesosok ayah yang giat bekerja karena sangat mencinrtai keluarganya. Terbukti dengan dia selalu merindukan keluarga di manapun saja. Ingin segera pulang dan berkumpul, karena ia sadar, ia bekerja untuk mereka (keluarganya).

Paman tua
Bergegas terbangun dari lamunannya
Bertalian merindukan yang di rumah
Aku ini hanya ingin berjumpa

Pada reff bagian pertama tadi ada kata 'kereta', yang merupakan gambaran dari sebuah proses perjalanan pulang. Pada saat perjalanan pulang, seorang ayah yang rindu pasti akan membayangkan keluarganya yang sedang menunggunya di rumah. Dan pada akhirnya tersadarkan dari lamunan karena di ingatkan oleh kondektur atau bunyi alarm kereta (bisa juga klakson bus, teriakan kernet bus, dan lain sebagainya karena 'kereta' di sini hanyalah gambaran umum saja) bahwa sudah tiba di tempat tujuan.

Ku ingin berjumpa

Dan lagu ini diakhiri dengan ungkapan dari sang anak, yang juga merindukan ayahnya, menunggu kedatangan ayahnya seusai bekerja. Menunggu untuk bermain bersamanya, bercanda, maupun makan malam bersama.

Keistimewaan lagu ini berasal dari maknanya, yang berisi tentang cerita sederhana yang sering terjadi di kehidupan nyata. Tak lupa nada dan juga suara Nadin, yang sangat berperan banyak untuk memberikan daya magis di lagu Paman Tua ini.

Demikian bedah lagu dari lagu Paman Tua milik Nadin Amizah. Jika kamu memiliki pendapat atau makna lain, jangan sungkan untuk tulis di kolom komentar yak!

0 Comments

Posting Komentar