Gunakan fitur Bookmark untuk menyimpan bacaanmu di lain waktu Info!

Makna Sebenarnya di Balik Lagu Bertaut dari Nadin Amizah

Mengungkap arti dan makna asli yang tersembunyi di dalam lirik lagu Bertaut dari Nadin Amizah secara lengkap
Makna Sebenarnya di Balik Lagu Bertaut dari Nadin Amizah

Arti Lagu Bertaut Nadin Amizah - Secara singkat, lagu ini menceritakan tentang seorang anak yang sedang berkeluh kesah (curhat) kepada ibunya. Ia bercerita tentang segala hal yang ia alami selama hidupnya. Entah itu tentang kerasnya dunia, atau tentang rasa bersyukur telah memiliki ibu seperi dirinya. Maka dari itu, untuk... untuk info lengkap mengenai makna lagu Bertaut, silakan simak hingga akhir!

Cewek kelahiran Bandung, 28 Mei 2000 ini memang sangat mahir dalam menyusun kata. Salah satu karya terhebatnya adalah yang akan kita bahas kali ini, lagu yang memiliki judul Bertaut. Lagu Bertaut dirilis pada tanggal 28 Mei tahun 2020, bersamaan dengan rilisnya album Selamat Ulang Tahun.

Mungkin kamu sudah sangat penasaran tentang lagu Bertaut artinya apa? Tak perlu risau, karena pada kesempatan kali ini anaksenja.com akan menemanimu mencari tahu maksud lagu Bertaut milik Nadin Amizah sedetail-detailnya.


Analisis Lirik Lagu Bertaut dari Nadin Amizah


Menurut KBBI, arti kata bertaut adalah berkaitan, bergandengan, atau jalin-menjalin. Lantas, jalin-menjalin tentang apa? Dengan siapa? Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai pembahasannya dari bait pertama!

Bun, hidup berjalan seperti bajingan
Seperti landak yang tak punya teman


Bait pertama ini cukup keras. Seperti yang kita ketahui, selalu ada stigma di suatu kata yang dianggap tak biasa, salah satunya adalah kata “bajingan”. Kalimat ini sangat lekat dengan kesan pisuh, yakni lontaran makian ketika mendapati kenyataan yang tidak seuai dengan ekspektasi. Arti kata bajingan sendiri di dalam KBBI adalah kurang ajar. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kata ini bukan? Lantas, siapa yang salah? Salah siapa? :D

Kembali ke keseluruhan kalimat. Pada baris pertama dalam lirik lagu bertaut ini menceritakan seseorang yang sedang bercerita, atau biasa disebut curhat, dan curhatannya ditujukan kepada sang ibu. Hal ini di tandakan adanya kata panggilan “Bun”, yang berarti bunda. Bunda merupakan sebuah kata yang maknanya sama dengan kata "ibu".

Isi dari curhatannya adalah penilaian terhadap dunia. Ia melihat bahwa banyak hal-hal aneh di sekitarnya, diibaratkan landak yang tak punya teman. Landak merupakan hewan pengerat yang memiliki duri di tubuhnya, menyebabkan siapa saja yang mendekatinya dapat terluka akibat duri tajamnya.

Jika dianalogikan dengan kehidupan manusia, banyak orang yang menjauh saat melihat orang lainnya terkena masalah. Takut mendekat, karena takut ikut-ikutan terkena masalah. Bagaimana menurutmu? Jika punya pendapat lain, silakan tulis makna landak yang tak punya teman di kolom komentar yak!


Ia menggonggong bak suara hujan
Dan kau pangeranku mengambil peran

Gonggong adalah sebutan untuk bunyi suara anjing. Kembali lagi, muncul sebuah stigma buruk, kali ini jatuh di salah satu jenis hewan peliharaan. Kata anjing sering digunakan beberapa orang untuk makian. Sedangkan hujan akan disebut dengan hujan apabila datang dengan keroyokan. Ia selalu datang beramai-ramai dengan tetesan-tetesan lain secara bersamaan.

Jadi, bisa dikatakan bahwa kalimat pertama di atas berartikan suara buruk yang sangat banyak. Banyak orang yang bisanya cuma mencela tanpa tahu latar belakangnya, seperti tentang sesuatu yang pernah dialami oleh orang lain. Seperti yang kita tau, pada jaman sekarang ini banyak sekali kita jumpai orang yang lebih senang mencari keburukan daripada kebaikan orang lain.

Kata “pangeran” berasal dari bahasa Jawa Kuno yang memiliki makna pelindung. Seperti halnya seorang ibu, yang selalu datang melindungi anaknya ketika mara bahaya tiba kapan saja. Jadi, pangeran di sini bisa dianalogikan sebagai seorang ibu.

Bun, kalau saat hancur ku disayang
Apalagi saat ku jadi juara

Hakikatnya seorang ibu, ia selalu menyayangi buah hatinya di segala kondisi. Cukup singkat untuk bagian ini, tidak begitu membutuhkan filosofis yang dalam karena maknanya sudah tampak dengan gambrang. Atau ada yang punya makna lain? Yuk, tulis di kolom komentar!


Saat tak tahu arah kau di sana
Menjadi gagah saat ku tak bisa

Orang tua, atau lebih condong ke seorang ibu, pasti akan selalu menuntun anaknya ke jalan yang menurutnya benar. Mengajari anaknya tentang sesuatu yang baik dan melarang sesuatu yang buruk. Sejatinya, tak ada orang tua yang mau menyesatkan anaknya. Kecuali jika memang orang tuanya kurang waras, itu lain cerita.

Sebenarnya kalau di lagu aslinya setelah ini ada bagian bridge, tapi kita lompati saja dulu dan menuju ke bagian verse setelah reff agar alur analisisnya runtut dan enak diikuti. Yuk!

Bun, aku masih tak mengerti banyak hal
Semuanya berenang di kepala
Dan kau dan semua yang kau tau tentangnya
Menjadi jawab saat kubertanya

Saat kecil, banyak sekali hal yang tidak kita ketahui. Banyak pertanyaan muncul karena ingin mengetahui hal baru. Guru terbaik sebelum masa bersekolah tiba adalah orang tua. Selepas dari prinsip manusia modern yang selalu mengkampanyekan wanita karier, ibu adalah sosok wanita yang berjarak paling dekat dengan seorang anak.

Bagaimana tidak? Selama sembilan bulan menyatu di dalam tubuhnya, kemudian lahir, menyusu, tidur, hingga mengompol di pangkuannya. Selalu mengajak ngobrol anaknya untuk mengenalkan dan mengajarkan segala hal. Apapun pertanyaan kita pasti akan dijawabnya dengan penuh kasih sayang dan cinta. Jadi rindu pelukan ibu... :(

Sedikit ku jelaskan tentang ku dan kamu
Agar seisi dunia tau

Ini dia bagian bridgenya! Setelah mengenang dan menceritakan jasa-jasa seorang ibu hingga menyampaikan semua keluh kesah sewaktu kecil, bagian ini mengantarkan kita untuk menuju ke bagian klimaks, yaitu reff. Pada bagian ini cukup simpel sih, berisi tentang pemberitahuan bahwa pembawa lagu akan mulai menceritakan kembali hal-hal unik yang terkait ibunya dengannya.


Keras kepalaku sama denganmu
Caraku marah cara ku tersenyum

Ada pepatah mengatakan bahwa buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Seperti pada bagian reff ini, menceritakan tentang adanya kesamaan sifat seorang ibu di dalam diri anaknya.

Hmm... Jadi kamu harus hati-hati lho saat mau melakukan sesuatu, harus benar-benar dipikirkan. Kecuali memang enggak takut kalau sifat burukmu bakal ditiru oleh anakmu kelak. Naudzubillah...

Aku masih ada sampai di sini
Melihatmu kuat setengah mati

Ini bagian yang menurut mimin sangat ngena. Bayangin kalau orang tuamu tinggal ibu seorang, sedari sejak kecil. (Entah bapakmu pergi ke mana, fokus dulu ke pemilikan seorang ibu saja ya!) Lalu melihatnya banting tulang, mencari nafkah untukmu seorang. Segala cara dilakukan untuk membuatmu bahagia.

Tak pernah menceritakan bahwa punya hutang di mana-mana, kerja sangat berat seperti apa, tekanan dari omongan-omongan tetangga, bahkan sampai menangis di suatu tempat karena tak tau harus apa, semua ia sembunyikan demi membuatmu bahagia. Gila gak tuh! Masih aja kamu berani kurang ajar kepadanya?! Sini berantem sama mimin!

Huft... Maaf, maaf... tadi terbawa emosi. Cuma dikit kok. Yuk lanjut!


Semoga lama hidupmu di sini
Melihatku berjuang sampai akhir

Doa seorang anak yang berharap ibunya diberi umur panjang, untuk bisa melihatnya sukses dan terus menemaninya hingga sampai kapanpun juga. Seperti kita, yang percaya bahwa semua orang pasti akan tiada, tapi tak pernah rela jika ibu atau orang-orang tercinta kita diambilNya secara tiba-tiba. Walau sebenarnya kita tak bisa melakukan apa-apa, karena semua sudah ditetapkanNya dengan sangat istimewa. Yang bisa kita lakukan hanyalah melakukan yang terbaik di sisa waktu yang ada, melakukan apa saja yang berguna, dan mengurangi kegiatan yang sia-sia. 

Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala karna denganmu

Silakan kamu artikan bagian ini seperti apa yang kamu inginkan. Mimin gak akan ganggu keromantisanmu dengan imajinasimu di bagian ini. :)

Semoga kajian arti lagu Nadin Amizah - Bertaut dapat bermanfaat untukmu. Buat kamu yang ingin bernyanyi, tenang saja, karena anaksenja.com sudah menyediakan Bertaut lirik secara lengkap. Tak lupa juga beserta vidio klip Bertaut. Selamat menyimak!


Lirik Lagu Nadin Amizah - Bertaut


Bun, hidup berjalan seperti bajingan
Seperti landak yang tak punya teman

Ia menggonggong bak suara hujan
Dan kau pangeranku, mengambil peran

Bun, kalau saat hancur ku disayang
Apalagi saat ku jadi juara
Saat tak tahu arah kau di sana
Menjadi gagah saat ku tak bisa

Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu
Agar seisi dunia tahu

Keras kepalaku sama denganmu
Caraku marah, caraku tersenyum
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala karena denganmu

Aku masih ada sampai di sini
Melihatmu kuat setengah mati
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala karena denganmu

Bun, aku masih tak mengerti banyak hal
Semuanya berenang di kepala

Dan kau dan semua yang kau tahu tentangnya
Menjadi jawab saat ku bertanya

Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu
Agar seisi dunia tahu

Keras kepalaku sama denganmu
Caraku marah, caraku tersenyum
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala karena denganmu

Aku masih ada sampai di sini
Melihatmu kuat setengah mati
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala karena denganmu

Semoga lama hidupmu di sini
Melihatku berjuang sampai akhir
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala karena denganmu


Musik dan Vidio Klip Nadin Amizah - Bertaut



Komentar Netizen Terhadap Lagu Bertaut dari Nadin Amizah


Pada akhir tahun 2022, lagu ini sudah ditonton sebanyak 30 juta lebih di Youtube. Lagu ini juga viral dan menjadi fyp di Tiktok, setelah gempi nyanyi lagu Bertaut dengan sangat imut di akun Tiktok ibunya, GisellaAnastasia.

Selain itu, ada beberapa komentar netizen di kolom vidio klipnya yang cukup mengesankan! Mungkin komentar ini bisa menambah referensi kita semua untuk lebih memahami maksud lagu Bertaut dari Nadin Amizah. Berikut ini beberapa kutipan yang menjadi sorotan mimin.

@fiersabesari
"Lagu yang kerap saya dan istri nyanyikan ketika berkendara. Terima kasih, Nadin. Lagu yang sangat cantik"

@ipungdwipermadi8331
"Dewasan hanyalah kepribadian dan usia hanyalah angka karna nyatanya seorang ibu tetap memandang kita sebagai anak kecil yang tak bisa berjalan sendiri dan harus di tuntun"


@vernanda8236
"Bahkan sampai hari ini aku masih dengerin lagunya, sambil baca komen orang-orang yang nyeritain betapa hebatnya ibu mereka. Jujur iri banget baca komen kalian semua yang bisa dengan bangga bilang kalo ibu kalian adalah malaikat di dunia, aku yang dari umur 1 tahun sudah ditinggal ibuku pergi, entah ke mana. Bahkan sampai detik ini aku gak tau ibuku ada di mana. Awalnya aku marah dan ngerasa dibuang sama ibuku sendiri. Tapi bapakku selalu bilang, apapun alasannya aku gak punya hak untuk marah sama ibuku. Mungkin saat kalian nyeritain betapa hebatnya ibu kalian, aku bakal nyeritain betapa hebatnya bapakku, yang ngerawat aku sendirian tanpa sosok istri di sampingnya. Pak, aku selalu berdoa sama Allah, supaya Allah cabut nyawa aku lebih dulu dari bapak, karena aku tau, aku gak bakal bisa hidup tanpa bapak. Dan kalau kehidupan selanjutnya itu memang benar-benar ada, aku ingin bapak menjadi bapakku untuk kedua kalinya, dan aku tetap menjadi anak perempuan mu.
~ponorogo 24 Mei 2022."

@dimasrahardian4919
"Jadilah yg kuat, untuk anakmu yg tak tahu apa-apa tentang dunia beserta isinya.
Jadilah yg bisa menjadi peraduan, saat semua terasa berat.
Jadilah yg selalu hangat, saat anakmu membutuhkan pelukan.

Untuk wanita, perempuan...
Kalian adalah mahluk paling mulia, dan paling indah dengan segala kelebihan dan kekurangan kalian. Terima kasih atas segala hal yg telah kalian berikan. ❤️"

@mirandafajarwati1221
"Nadin, di usiaku 5th aku kehilangan ayahku, saat usiaku 19th aku kehilangan ibuku. Saat kehilangan ayah, memoriku tidak terlalu banyak tentangnya. Namun saat kehilangan ibu, dunia seakan berhenti. Apalg di 3 hari terakhirnya ibuku bertanya apakah aku bisa sendiri kalau dia tidak ada? Aku kehilangan teman saat ribut kecil dirumah, sahabat cerita keluh kesah dan rumah untuk aku pulang. Kenangan selama 19th aku hidup sama ibu, rumah terasa hampa, hati dan jiwaku bahkan kosong. Berjuang dan bertahan agar tak salah langkah untuk proses pendewasaan. Namun aku tidak benci Tuhan, aku hanya rindu kamu, Bu."


Penutup


Untuk link download lagu Nadin Amizah - Bertaut mp3, tidak perlu ya? Karena lagunya sudah bisa dinikmati secara gratis di mana-mana, seperti Youtube, Spotify, Resso, dan pemutar media online lainnya. Begitu juga untuk kunci gitar Bertaut chord, kamu bisa menemukannya dengan mudah di web sebelah.

Mungkin kamu tidak setuju dengan apa yang sudah anaksenja.com jabarkan, karena mimin percaya pendapat serta pengetahuan setiap orang itu berbeda-beda. Maka dari itu, mimin persilakan kamu untuk megungkapkan pendapatmu di kolom komentar. Mungkin saja interpretasi lagu Bertaut darimu jauh lebih baik dan dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Mari kita bahas bersama-sama hingga menemukan makna sebenar-benarnya yang tersembunyi di balik lirik lagu Bertaut dari Nadin Amizah!

14 komentar

  1. Saya ke sini karna komentar di kolom YouTube
    1. Terimakasih sudah berkunjung :)
  2. analisis yang anda lakukan terhadap lagu ini sangat menarik!
    1. Terimakasih atas kunjungan dan reviewnya bro :)
  3. Jadi kangen ibu :(
    1. Memang lagu ini bikin kita jadi kangen dengannya :)
  4. Akhirnya mengerti makna pada bait-bait awal. Terima kasih 😊
    1. Terimakasih kembali sudah berkunjung di blog sederhana ini kak :)
  5. Lagunya bagus banget. Saya selalu meneteskan air mata apabila mendengarnya. Karena kebetulan skrg saya sudah menjadi seorang ibu. Jadi saya tahu betul bagimana kasih sayang ibu terhadap anaknya
    1. MasyaAllah... Selamat berjuang buat yang di sana ya! Lagu ini juga berdampak positif buatku terkait bisa lebih menghargai seorang wanita secara lebih. Terimakasih sudah berkunjung kak :)
  6. Bang ini lagu favorit gua
    1. Sama kak, karena selain liriknya yang keren suaranya si Nadin juga sangat renyah banget!
  7. Keren kak analisis makna lagu ini.

    Saya pertama kali mendengar lagu ini saat putri saya menyanyikan lagu Bertaut di kafe dekat rumah, baru Minggu kemarin, 11 Sep 2022.

    Saya sangat tersentuh dengan lirik lagu Bertaut. Musiknya juga keren, sederhana, dan enak didengar.

    Terus terang, saya sempat terganggu dengan pilihan kata Bajingan pada lirik pertama lagu ini.

    "Bun, hidup berjalan seperti Bajingan"
    Kita tahu kata Bajingan berkonotasi negatif, bisa berarti perampok, atau makian, umpatan kasar.

    Sangat disayangkan ya. Penasaran saya coba pahami konteks dan lirik lagu berikutnya.

    Ternyata, ini menurut penafsiran saya, kata Bajingan pada lirik pertama, adalah kata Bajing (bahasa Jawa yang berarti Tupai). Imbuhan "an" dalam kata Bajing menjadi Bajingan menggambarkan Bajing yang bermain dalam kandang khusus Bajing. Bajing akan terus berjalan, dalam permainan Bajingan. Demikian pula hidup seperti Bajingan, terus berjalan, kadang tak tau arah.

    Makna ini tepat, dan terus berlanj…
    1. Wah, masuk akal juga sih kak. Malah tidak pernah terpikirkan jika bajing yang dimaksud adalah (ditujukan kepada) hewan. Terimakasih sudah menambahkan referensi kak, semoga bermanfaat untuk yang lainnya juga :)
Silakan berkomentar dengan sopan. Centang Beri Tahu Saya untuk mendapatkan notifikasi dari komentarmu. :)
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internetmu. Harap sambungkan ke internet dan mulai menjelajah lagi.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.