Makna Sebenarnya di Balik Lagu Maafkan Aku - Enda Ungu (The Orion)


Arti Lagu Enda Maafkan Aku - Lagu Ini menceritakan tentang seseorang yang hendak mengusaikan hubungan percintaannya karena adanya alasan tertentu. Namun alasan tersebut tidak disampaikan secara gamblang, sehingga menjadi... menjadi penasaran kan? Makannya, yuk simak hingga akhir!

Lagu The Orion atau Enda berjudul Maafkan Aku ini rilis atau dipublikasikan pada tanggal 28 Agustus tahun 2010. Sebenarnya sudah cukup lama, namun kembali viral di tahun 2022 karena dicover oleh banyak youtuber, seperti halnya Indah Yastami, yang saat ini sudah mendapatkan puluhan juta viewers di vidio covernya.

Mungkin kamu sudah sangat penasaran dan segera ingin tau lagu Enda Ungu yang berjudul Maafkan Aku ini sebenarnya menceritakan tentang apa? Tak perlu resah, karena pada kesempatan kali ini anaksenja.com akan menemanimu membedah makna di balik lirik lagu Maafkan Aku. Tanpa berlama-lama lagi, mari kita mulai pembahasannya dari bait pertama!


Analisis Lirik Lagu Maafkan Aku dari Enda Ungu

Lagu Enda berjudul Maafkan Aku ini dulunya hits banget, sewaktu mimin menginjak bangku SMP. Kalau tidak hafal lagu ini sih katanya "tidak keren" (sewaktu itu). Dan, saat sekarang mencoba mendengarnya kembali karena menjadi viral lagi sih, emang keren banget lagunya! Hehew...

Tak bisa ku lupa saat-saat indah bersamamu
Semua cerita mungkin kini hanya tinggal kenangan
Ku harus pergi meninggalkanmu di dalam sepiku
Bukan inginku tuk menyakiti perasaanmu
Maafkan aku…

Terkadang ada suatu alasan yang bisa menyebabkan seseorang mengambil keputusan untuk “mengusaikan hubungannya”. Bukan karena tidak cinta, tidak sayang, maupun tidak peduli lagi, melainkan karena tidak ingin menyakiti kekasihnya akibat terkena imbas dari sesuatu yang menjadi alasan (untuk mengusaikan hubungan).

Seperti karena sudah dijodohkan, berpindah domisili (karena ikut keluarga), menempuh pendidikan atau kerja di tempat yang jauh dan dalam kurun waktu yang lama, ataupun karena mengindap suatu penyakit yang (menurut analisa dokter) tidak bisa disembuhkan.

Daripada endingnya menciptakan kecewa dan luka yang teramat dalam, terkadang seseorang lebih memilih untuk mengusaikan hubungannya lebih awal. Memang sih, pada akhirnya juga akan menciptakan luka. Namun menurutnya, “mungkin jauh lebih baik seperti itu, tak ingin menyakitinya lebih dalam lagi”.


Maafkan aku yang tak bisa menunggu hatimu
Lupakan saja diriku untuk selama-lamanya
Ku harus pergi meninggalkanmu di dalam sepiku
Bukan inginku tuk menyakiti perasaanmu
Maafkan aku…

Lalu meminta maaf kepada sang kekasih (seseorang yang dicintai) karena menyuruhnya untuk melupakan semuanya. Mungkin supaya tidak menjadi beban pikiran, sehingga tak membuat sang kekasih terus-terusan murung dan bersedih karena merasakan kegagalan cinta.

Tidurlah sayangku mentari tlah menunggu
Sambutlah pagi nanti dengan hati tersenyum
Bermimpilah cinta dengan segenap rasa
Kini tibalah saatnya kita harus berpisah

Pada bagian reff lagu Maafkan Aku dari Enda ini berisikan sebuah ungkapan lembut, yang meminta kepada kekasihnya untuk segera tidur. Hal ini seperti “sudahlah, anggap saja semuanya tidak ada. Biasa saja, jangan terlalu dijadikan pikiran.”

Siapa juga yang bisa gampang tidur ketika mengalami putus cinta? Apalagi putus cintanya dengan seseorang yang sudah diyakini sebagai jodoh dunia akhiratnya? Pasti bakal sudah tidur dong, kepikiran terus, bahkan bisa saja menjadi stres dan berakhir di rumah sakit jiwa. Naudzubillah...


Meminta sang kekasih untuk melupakan semuanya dengan seakan tidak terjadi apa-apa itu memang sulit, bahkan sulit banget. Mimin aja saat di tinggal pacar yang baru kenal 2 hari nangisnya bisa sampai berminggu-minggu. Tidak akan semudah membalik telapak tangan, karena kenangan selalu abadi di dalam ingatan.

Tapi, jika memang dirasa harus pergi ya mau bagaimana lagi? Mungkin, jalan terbaik yang bisa diambil hanyalah mencoba menerima semuanya dengan lapang dada. Memang sulit sih, tapi harus dilakukan, karena hanya dengan berdamai (dengan kenyataan) seseorang bisa mengerti tentang apa itu kebahagiaan.

Sebenarnya mimin masih kurang tau tentang detail dari lagu Maafkan AKu (Lupakan Aku) ini, tentang sebenarnya lagu Maafkan Aku ini milik The Orion atau Enda (gitarisnya Ungu Band). Apakah kamu tau? Jika tau yang sebenarnya, tolong tulis di kolom komentar ya? Supaya yang lain juga ikut terbantu untuk mengetahui kebenaran tentang lagu  Maafkan Aku ini.

Semoga kajian makna lagu Maafkan Aku dari Enda Ungu ini dapat bermanfaat untukmu. Buat kamu yang ingin menyimak lirik lagunya, tenang saja, karena anaksenja.com sudah menyediakan lirik lagu lengkapnya. Tak lupa juga beserta vidio klipnya. Selamat menyimak!


Lirik Lagu Enda Ungu - Maafkan Aku

[Verse 1]
Tak bisa ku lupa saat-saat indah bersamamu
Semua cerita mungkin kini hanya tinggal kenangan
Ku harus pergi meninggalkanmu di dalam sepiku
Bukan inginku tuk menyakiti perasaanmu
Maafkan aku…

[Verse 2]
Maafkan aku yang tak bisa menunggu hatimu
Lupakan saja diriku untuk selama-lamanya
Ku harus pergi meninggalkanmu di dalam sepiku
Bukan inginku tuk menyakiti perasaanmu
Maafkan aku…

[Chorus]
Tidurlah sayangku mentari tlah menunggu
Sambutlah pagi nanti dengan hati tersenyum
Bermimpilah cinta dengan segenap rasa
Kini tibalah saatnya kita harus berpisah

[Chorus End]
Tidurlah sayangku mentari tlah menunggu
Sambutlah pagi nanti dengan hati tersenyum
Bermimpilah cinta dengan segenap rasa
Kini tibalah saatnya kita harus berpisah

Maafkanlah aku yang tak bisa menunggu
Lupakan saja diriku untuk selama-lamanya

Haaa.. uuu…
Haaa.. uuu…


Musik dan Vidio Klip Enda Ungu - Maafkan Aku


Mungkin kamu tak setuju dengan apa yang anaksenja.com utarakan, karena mimin percaya pendapat serta pengetahuan setiap orang itu berbeda-beda. Maka dari itu, mimin persilakan kamu untuk megungkapkan pendapatmu di kolom komentar. Mungkin saja interpretasimu mengenai lagu Maafkan Aku ini jauh lebih baik dan dapat bermanfaat bagi yang lainnya. Mari kita bahas bersama-sama hingga menemukan makna sebenar-benarnya yang tersembunyi di balik lirik lagu Maafkan Aku dari Enda Ungu!

0 Comments

Posting Komentar