Makna Sebenarnya di Balik Lagu Takut - Idgitaf


Arti Lagu Idgitaf Takut - Lagu ini menceritakan tentang seorang remaja yang masuk pada fase dewasa, kemudian dihantui dengan berbagai rasa takut, sehingga kehilangan rasa percaya diri untuk menjalani hidup. Sebuah ketakutan yang membuat diri semakin terpuruk disetiap harinya, walau mungkin nantinya akan baik-baik saja karena terbiasa. Ya, memang butuh waktu untuk sebuah kebiasaan baru.

Mungkin bisa dibilang mengalami frustasi? Ya mau bagaimana lagi, usia terenak di dalam hidup memang di usia anak-anak dan remaja bukan? Kalau harus merelakan semuanya dan berada di fase penuh perjuangan dan tanggung jawab ya memang berat. Tapi itulah kenyataan, harus dihadapi dan dilakukan!

Pada kesempatan kali ini anaksenja.com akan menemanimu mengulik makna di balik lirik lagu Takut milik Idgitaf, atau yang memiliki nama asli Brigita Sriulina Beru Meliala, yang pernah populer setelah memarodikan Odading Mang Oleh di kanal TikTok. Tanpa berlama-lama lagi, mari langsung saja kita mulai pembahasannya!

Analisis Lirik Lagu Takut dari Idgitaf

Sudah di kepala dua
Harus mulai dari mana?
Ambisiku bergejolak
Antusias tak keruan
Banyak mimpi-mimpi yang 'kan kukejar

Pada bagian ini menceritakan tentang manusia yang baru saja lulus dari usia remaja, atau sedang menjalani awal masa dewasa. Segala pemikiran remaja yang terkadang masih kekanak-kanakan terkadang masih terbawa, seperti pemalas (tidak berpikir kritis atau rasional), senang bermain, emosional, dsb. Masih bingung untuk melakoni sebagai “orang dewasa”. Bingung memilih langkah, menentukan arah, dan menentukan tujuan dari banyak hal yang pernah diimpikan.

Lika-liku perjalanan
Ku terjebak sendirian
Tumbuh dari kebaikan
Bangkit dari kesalahan
Berusaha pendamkan kenyataan bahwa

Pada akhirnya seseorang akan sadar bahwa dia bertanggungjawab penuh atas dirinya sendiri, tidak melulu bergantung kepada orang lain, sepertihalnya kepada orang tua. Seseorang yang beranjak dewasa pasti akan menyadari ini, apalagi ketika ia sudah berpisah dan tak lagi serumah dengan keluarga. Buat para anak perantauan pasti sangat sadar mengenai situasi ini, di mana yang biasanya bercengkrama, bermanja, walau sering dibumbui dengan keributan-keributan kecil bersama keluarga, berubah begitu saja menjadi sendirian tanpa kebiasaan-kebiasaan lama. Terkadang kedewasaan seseorang tumbuh ketika merasa sendirian, lalu muncul penyesalan-penyesalan dan perbaikan-perbaikan.

Pertengahan 25
Selanjutnya bagaimana?
Banyak mimpi yang terkubur
Mengorbankan waktu tidur
Ku tak tahu apa lagi yang 'kan kukejar

Pada usia-usia seperti ini adalah masa di mana pilihan hidup terasa sangatlah berat. Masalah umum yang serting terjadi adalah ketika dihadapkan dengan dua pilihan berat, yakni memilih untuk mengejar karir atau berkeluarga. Atau bahkan tidak menemui  kedua pilihan pilihan tersebut, masih sibuk mencari pekerjaan yang layak dan belum jua menemukan pujaan hati yang dirasa pas. Wajar saja jika pikiran terus menghantui, “semakin tua nih, mau jadi apa ya?!”.

Takut tambah dewasa
Takut aku kecewa
Takut tak seindah yang kukira
Takut tambah dewasa
Takut aku kecewa
Takut tak sekuat yang kukira

Saat dihadapkan dengan kenyataan bahwa menjadi dewasa itu tidaklah mudah, sebagian orang pasti lebih memilih untuk tidak menjadi dewasa dan terus menjadi anak mama. Bagaimana tidak, dunia anak-anak cenderung lebih menyenangkan, yang penuh dengan tawa, manja, dan segala kenyamanannya, jika dibandingkan dengan dunia kedewasaan yang apa-apanya penuh dengan tanggung jawab. Kemunculan rasa takut tersebut sangatlah wajar bagi para pendatang baru (di dunia dewasa), namun mau bagaimana lagi, itulah kenyataannya. Manusia pasti akan berkembang dan dewasa, maka dari itu penyesuaian terhadap segalanya menjadi hal yang wajib untuk dilakukan demi kebaikan hidup.

Aku tetap bernafas
Meski sering tercekat
Aku tetap bernafas
Meski aku tak merasa bebas

Apapun dan bagaimanapun keadaannya, jika masih hidup ya sebaiknya harus tetap berjuang. Belajar dan terus belajar untuk memahami dan mengerti keadaan, memperbaiki kesalahan dan terus mencari sollulsi terbaik untuk segala hal, dengan berani mengambil pilihan yang sudah dipikirkan matang-matang merupakan beberapa contoh yang bisa dilakukan untuk bertahan hidup di masa kedewasaan. Walau banyak tekanan darimana-mana, sehingga memunculkan rasa ketidakbebasan, sangat bertolak belakang dengan waktu kecil dahulu yang semuanya seakan baik-baik saja.

Maaf jika
Belum seturut yang dipinta
Maaf jika
Seperti tak tahu arah

Terkadang muncul pertanyaan dari orang-orang terdekat, seperti keluarga, teman, sahabat, maupun pasangan, yang selalu mengharapkan kita menjadi sesuatu (dengan pemikiran masing-masing yang terkadang berbeda-beda). Jika tidak bisa memenuhi ekspetasi mereka, ya yang bisa dilakukan hanya meminta maaf dan terus berusaha. Terkadang orang lain tidak mengerti perjuangan apa yang penah kita lakukan, hal-hal apa saja yang pernah kita korbankan, yang mereka dinilai hanyalah hasil akhir.

Aku sudah dewasa
Aku sudah kecewa
Memang tak seindah yang kukira
Aku sudah dewasa
Aku sudah kecewa
Memang tak sekuat yang kukira

Pada bagian ini seperti penegasan dari bagian reff sebelumnya, yakni tentang pengakuan bahwa sudah berada diusia dewasa. Mau takut mau tidak, mau terima atau tidak, kalau sudah berada diusia dua puluh limaan ya sudah dipastikan telah memasuki usia dewasa, yang penuh dengan segala perjuangan dan pertanggungjawaban.

Engkau tetap bernafas
Meski sering tercekat
Engkau tetap bernafas
Dan langkahmu 'kan terasa bebas
Dan hatimu 'kan terasa bebas
Dan jiwamu 'kan terasa bebas

Pada bagian akhir dari lagu ini ditujukan kepada orang lain, karena dari yang sebelumnya menggunakan kata ganti “aku” berubah menjadi “engkau” di setiap bagian awal baitnya. Maksud dari bagian akhir lagu Takut milik Idgitaf ini merupakan sebuah doa atau penyemangat yang ditujukan untuk orang lain (pendengar lagunya) agar pantang menyerah dan tidak hanya fokus pada penderitaan saja, seperti sebuah pikiran buruk yang terus menghantui di setiap hari.

Kalau untuk mimin sendiri sih sangat related yak. Rasanya sangat pas banget! Bingung mau ngapain, kek semua cita-cita tuh gak bisa digapai, banyak hambatan di mana-mana, susah tidur, pokoknya pas banget lah! Pertama dengar lagu ini juga merinding. Huh, keren abis!

Buat kamu yang merasa related, semoga kita semua bisa mendapatkan solusi dan diberikan petunjuk oleh Tuhan yak! Supaya tujuan kita terarah dan tidak insomnia setiap hari, karena itu sangat menyiksa. Hehe.

Demikian kajian makna lagu dari Idgitaf yang berjudul Takut. Udah deh, gak usah takut, jalani aja! Takdir, jodoh, rejeki, semua suudah digariskan oleh yang Maha Kuasa, yang penting jangan putus asa dan terus pantang menyerah! Apabila kamu memiliki makna atau tafsir yang berbeda mengenai lagu ini, jangan ragu untuk mengungkapkannya di kolom komentar yak! Terimakasih :)

0 Comments

Posting Komentar