Gunakan fitur Bookmark untuk menyimpan bacaanmu di lain waktu Info!

Puisi - Kesendirian Puan


Puan menangis
Takut sendirian di tengah malam
Berteman dengan cengkraman cahaya bulan
Dengan sepoi angin yang menakutkan

Puan terus menangis
Berharap ada yang mengusap air matanya
Yang merambat melalui pipinya
Dan berlabuh di pangkuan sepinya

Tuan masih saja menangis
Walaupun kesadarannya sudah habis
Berkemul tanpa selimut
Tertidur tanpa kasur

Joe Azkha, 2021

Posting Komentar

Silakan berkomentar dengan sopan. Centang Beri Tahu Saya untuk mendapatkan notifikasi dari komentarmu. :)
Oops!
Sepertinya ada yang salah dengan koneksi internetmu. Harap sambungkan ke internet dan mulai menjelajah lagi.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.