Makna di Balik Lagu Bahasa Kalbu - Raisa & Andi Rianto


Makna Lagu Bahasa Kalbu Raisa - Single terbaru Raisa Andriana, atau yang lebih kerap dikenal dengan nama Raisa saja ini rilis di channel Youtube raisa6690 pada tanggal 27 Agustus 2020. Lagu yang berjudul Bahasa Kalbu ini dibawakan Raisa dengan sangat epik, ditambah dengan instrumen musik dari Andi Rianto yang membuat lagu ini menjadi terasa lebih hidup. Lirik lagunya pun juga sangat menyentuh. Dipenuhi dengan bahasa-bahasa yang lumayan mudah dipahami, namun sebenarnya memiliki makna yang sangat luar biasa.

Selepas dari keistimewaan audio dan liriknya, pada vidio klipnya juga membuat para penonton atau penikmat lagunya menjadi merinding. Vidio yang bernuansa hitam putih menggambarkan seperti sebuah ingatan atau mimpi bersama sang pujaan hati. Terlihat seorang wanita di dalam ruangan kaca yang sedang tertidur tidak bisa apa-apa, digambarkan dengan sebuah ikatan akar pohon yang melilit di tubuhnya. Kemudian hadir seorang lelaki yang merawatnya dengan ikhlas, digambarkan dengan penuh senyuman. Lalu membayangkan bahwa dahulu mereka pernah bersama-sama bahagia, digambarkan pada bagian saat mereka menari bersama-sama, ada efek garis-garis yang biasa digunakan di dunia perfilman untuk adegan membayangkan masa lalu. Sampai pada akhirnya wanita itu bugil. Eh, maksudnya tertinggal hanya pakaiannya saja dan si lelaki bergantian yang terlilit akar pohon di bawah kasur. Apa maksud dari semua ini?

Karena pada postingan ini hanya fokus ke pembahasan makna lirik lagunya, lebih baik kita fokus ke pembahasan makna ya? Jika banyak yang request supaya Anak Senja juga membahas makna dari vidio klipnya, boleh juga deh kapan-kapan akan mimin buatkan. Eksklusif buat kamu!

Analisis Lirik Lagu Bahasa Kalbu Karya Raisa

Kau satu terkasih
Kulihat di sinar matamu
Tersimpan kekayaan batinmu

Pada bait pertama ini menceritakan tentang kekaguman kepada seorang kekasih. Kata "satu" di baris pertama menggambarkan tentang kesetiaan, hanya memiliki dia seorang, yang tercinta. Percaya bahwa kekasihnya juga sama-sama memberikan timbal balik, yakni memiliki rasa yang tulus di dalam hatinya, terlihat dari sorot matanya yang begitu meyakinkan.

Di dalam senyummu
Kudengar bahasa kalbumu
Mengalun bening menggetarkan

Pada bait ini mengkisahkan tentang rasa cinta yang sangat dalam kepada kekasihnya. Bayangkan saja, sampai-sampai bisa mendengar sesuatu hanya dari sebuah senyuman. Namun, mendengar di sini memiliki makna lain loh ya.

Senyuman adalah gerak ekspresif seseorang untuk menunjukkan rasa senang atau bahagia. Sedangkan kalbu dalam KBBI memiliki arti hati yang suci. Untuk kata bening sendiri, bisa saja bermakna tentang bersih atau suci. Dapat disimpulkan bahwa aku (tokoh utama) bisa merasakan ketulusan (kesucian) hati darinya (kekasihnya).

Jarang lho sampai ada yang bisa benar-benar merasakan ketulusan cinta dari pasangannya. Kebanyakan malah hanya bisa merasakan kecurigaan dengan tuduhan-tuduhan yang tanpa beralasan. Hayo ngaku saja kamu? Hehehe ...

Kini dirimu yang selalu 
Bertahta di benakku 
Dan aku 'kan mengiringi 
Bersama 
Di setiap langkahmu

Pada bagian bridge ini memiliki makna yang amat sangat begitu romantis. Menceritakan bahwa hanya ada dia (kekasihnya) seorang yang berada di hati (tokoh utama). Lalu memiliki tekad untuk terus mendampingi (kekasihnya) sampai kapan dan dalam keadaan apapun.

Menceritakan tentang kesetiaan yang teramat dalam. Tekad untuk tetap mendampingi pasangan entah bagaimana keadaannya, di mana saja, dan sampai kapan saja. Bersama-sama sampai selamanya.

Percayalah 
Hanya diriku paling mengerti 
Kegelisahan jiwamu, kasih 
Dan arti kata kecewamu

Reff bait pertama ini memiliki makna tentang kepercayaan diri yang sangat tinggi. Merasa bahwa hanya aku (tokoh utama) yang paling mengerti (kekasihnya) dalam keadaan apapun, baik itu kegelisahan maupun kesusahan. Hal ini diutarakan untuk meyakinkan kekasihnya agar memperoleh kepercayaan bahwa aku (tokoh utama) yang paling tepat untukmu (kekasihnya).

Kasih, yakinlah 
Hanya aku yang paling memahami 
Besar arti kejujuran diri 
Indah sanubarimu, kasih 
Percayalah

Ini adalah bait terakhir di dalam bagian reffnya, begitu juga sebagai penutup dari lagu Bahasa Kalbu ini. Pada Bagian ending ini menegaskan kembali bahwa kamu (kekasihnya) supaya percaya saja kepadaku (tokoh utama) yang selalu bisa mengerti tentang semuanya darimu (kekasihnya). Entah itu perkataan, sesuatu yang disembunyikan di balik diam, kejujuran, kebaikan, ketulusan, dan apapun itu semuanya dapat dimengerti karena begitu besar rasa cintanya kepada sang kekasih.

Keromantisan dikemas begitu halus dalam lirik lagu Bahasa Kalbu ini. Menggunakan bahasa puitis yang lumayan mudah dipahami, membuat para pendengarnya merasa nyaman dan mungkin bisa sampai baper. Tampilan Raisanya juga tampak begitu anggun, solekan di wajahnya membuatnya sangat terlihat cantik, dan ... cukup! Dia sudah berkeluarga whoey!

Baiklah, demikian kajian makna dalam lirik lagu Bahasa Kalbu milik Raisa. Apakah kamu memiliki pemaknaan lain mengenai sebagian atau keseluruhan dari lirik lagu ini? Silahkan tulis tanggapanmu di kolom komentar!

0 Comments

Posting Komentar